Nanggroe Aceh darussalam adalah daerah yang memiliki lokasi yang sangat strategis dan dikaruniai sumber daya alam yang melimpah. Potensi Sumber daya mineral di Aceh, antara lain meliputi gas alam, minyak bumi, batu bara, emas, dan tembaga. Gas alam dan minyak bumi yang ada di Arun dan daerah lainnya di Aceh telah memberikan sum-bangan yang cukup besar terhadap devisa negara. Sayangnya, jumlah yang diambil oleh pemerintah pusat selama lebih dari tiga dekade pada masa Orde Baru terlalu besar, sementara yang dikembalikan untuk rakyat Aceh terlampau kecil (tak lebih dari 5%). Selain itu, rakyat Aceh sering diperlakukan kurang manu-siawi, terutama ketika DOM di Aceh (1989-1999) diberlakukan oleh rezim Orde Baru, sehingga tidak mengherankan jika Aceh bergolak. Semua yang terjadi sekarang di daerah Serambi Mekkah adalah akibat dari perlakuan yang kurang adil dan manusiawi di masa lalu.
Daerah Aceh memiliki kekayaan bahan tambang, seperti emas, tembaga, timah hitam, minyak bumi, batubara, dan gas alam. Selain itu, terdapat potensi emas di daerah Aceh Besar, Pidie, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Selatan dan Gayo lues. Tambang biji besi terdapat di Aceh Besar, Aceh Barat, Blang Pidie dan Aceh Selatan. Tambang mangan terdapat di Kabupaten Aceh Tenggara dan Aceh Barat. Sementara biji timah, batu bara, dan minyak bumi terdapat di Aceh Barat dan Aceh Timur, yakni di Rantau Kuala dan Sim-pang Peureulak, serta gas alam di daerah Lhok Sukon dan Kabupaten Aceh Utara.

