Arsip untuk November, 2010

LINGKUNGAN HIDUP DAN DUNIA PERTAMBANGAN

M.Yasir Surya
Beberapa tahun belakangan, industri pertambangan nyata-nyata menghadapi uncertainty investment climate, mulai dari goncangan anti pertambangan yang makin besar, munculnya UU No. 41/1999 yang sangat sektoral hingga gelombang Trans National Corporate dengan kepentingan isu yang berbeda-beda.

Ada image bahwa pertambangan adalah trouble maker environment and deforestation atau tambang si perusak lingkungan sehingga lebih baik moratorium dan tutup saja semua perusahaan ekstraktif tersebut.

Tidak ada yang salah mutlak dalam pelemparan argument tersebut. Tidak perlu ditolak pula bahwa tambang itu merusak lingkungan. Hanya perlu sedikit pemilahan bahwa berbagai argumen yang dilontarkan dapat dikelompokkan menjadi dua: yang paham dan yang tidak paham tentang pertambangan. Argumen yang dilemparkan oleh pihak yang tidak paham –dan kuantitasnya sangat besar- telah menimbulkan persepsi negatif industri pertambangan dan menyesatkan publik dengan mengeluarkan berbagai statement yang keliru. Baca entri selengkapnya »

Komentar (5) »

Pemerintah Didesak Cabut Izin Penambangan Emas Geumpang

peti

Serambi Indonesia,8 November 2010
SIGLI – Menyikapi ketidakjelasan eksplorasi tambang emas di Kecamatan Geumpang, Pidie, warga Pidie meminta Pemkab Pidie dan Pemprov Aceh mendesak segera menutup perusahaan tambang emas karena dinilai telah nyata melakukan eksploitasi secara besar-besaran.

“Meski kini sekitar 12 perusahan raksasa berdalih masih melakukan tahap eksplorasi terhadap keberadaan tambang emas yang dikandung bumi Pidie tapi nyatanya kini telah memasuki tahab ekploitasi,” sebut T Faisal MY warga Kramat Dalam, Kota Sigli, Pidie, kepada Serambi, Minggu (7/11).

Sebagai bukti konkret, terangnya, di halaman menatap Aceh pada Harian Serambi Indonesia beberapa waktu lalu jelas terpampang kondisi rill hasil alam Pidie (Geumpang) berupa emas telah dikuras secara besar-besaran. Dampak yang dihasilkan nantinya, kata Faisal, akan membuat kerusakan lingkungan dan hutan lindung. “Klimak semua itu akan berdampak pada kerugian daerah,” jelasnya. Baca entri selengkapnya »

Komentar (3) »

Penambangan Emas Rakyat di Aceh Jaya

Penggalian Meluas ke Gunong Alue Peuleukong
Serambi Indonesia, 7 November 2010
CALANG – Penambangan emas rakyat di Aceh Jaya, yang sebelumnya hanya terpusat di kawasan Gunong Ujeuen, Kecamatan Krueng Sabe, dilaporkan kini meluas hingga ke Gunong Alue Peuleukong, di Desa Ie Jeureuneh, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya.

Proses ekspansi di sektor penambangan rakyat wilayah tersebut, diduga semakin menyempitnya area yang bisa digali di kawasan Gunong Ujeuen. Selain itu, deposit atau kandungan emas juga semakin menipis, sehingga para penambang mencari lokasi baru dengan melakukan penambangan di kawasan Gunong Alue Peuleukong.

Berdasarkan keterangan Keuchik Ie Jeurengeh, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya, Khairul Anwar, penambangan di lokasi yang termasuk dalam wilayah desa yang dipimpinnya itu mulai dilakukan awal Ramadhan 1431 Hijriyah lalu. “Saat ini, jumlah penambang yang mengincar bebatuan mengandung emas itu terus bertambah,” katanya kepada Serambi, di Calang, Aceh Jaya, Sabtu (6/11). Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.